| Saiful Wahab |
KLATEN UTARA - Jelang
pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tanggal 16-18 April 2012, puluhan siswa SMK
Muhammadiyah 3 Klaten Utara dilanda kegalauan. Bahkan sebagian dari mereka
mengaku cemas sebelum mengikuti UN yang akan menentukan masa depan mereka.
Saiful Wahab (17) salah satu
siswa di SMK tersebut mengaku resah dan khawatir sebelum menempuh ujian. Padahal
berbagai persiapan telah ditempuhnya mulai dari tutorial dan doa bersama di
sekolah. “Bagaimanapun juga UN sangat menentukan masa depan kami nantinya,” kata
Ipul (panggilan akrab Saiful), Jumat (13/4).
Ipul yang juga aktif sebagai penyiar
Radio Suara Anda FM Klaten ini menjelaskan,
pihak sekolah selalu memberi motivasi kepada para siswa kelas XII semua
jurusan agar mempersiapkan ujian lebih dini. Persiapan yang dimaksud meliputi
kesiapan mental dan materi pelajaran yang meliput empat bidang studi bagi siswa
SMK di seluruh Indonesia. “Orang tua selalu mewanti-wanti agar menyiapkan ujian
dengan baik sejak jauh-jauh hari,” tutur Ipul.
Ia menambahkan, sebenarnya yang
menjadi kecemasan para siswa yang akan menempuh ujian nasional tersebut lebih
pada aspek mental saat menempuh ujian. ”Bagi kami kelulusan adalah sebuah
impian yang mau tidak mau harus diraih,” tegas Ipul.
Dengan berbekal kelulusan siswa bisa
menentukan masa depan selanjutnya setelah mengenyam pendidikan selama tiga
tahun di SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara. “Target saya adalah lulus dan bisa
mendapat pekerjaan sesuai dengan bekal keahlian yang ditekuni selama ini,” ucap
ipul yang saat ini mengambil jurusan teknik audio video di SMK tersebut.
Sementara itu, di lain tempat,
sebelum dan selama mengikuti ujian nasional siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1
Klaten Utara diwajibkan menjalani karantina di sekolah. “Kami sengaja mengkarantina
siswa kelas XII yang akan mengikuti ujian nasional dengan maksud agar para
siswa lebih siap dari segi mentalitas maupun persiapan materinya,” ujar Kepala
SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara, Rasija. (bsi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar